Halal Bihalal di Lebewala Perkuat Toleransi dan Persaudaraan Lintas Agama di Lembata

bupati lembata
Bupati Lembata Kanisius Tuaq memukul musik tambur dalam acara halal bihalal di Pelataran Masjid Panggilan Islam Wateng, Desa Lebewala, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, Jumat (30/5/2026). (Foto: Ist)
  • Bagikan

Menurutnya, persatuan masyarakat merupakan modal utama dalam mendorong pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bupati mengungkapkan bahwa kawasan Lebewala dan wilayah Kedang memiliki potensi sumber daya alam yang besar dan berpeluang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Lembata.

Baca Juga:
Diguyur Hujan, 1.000 Anak Sekami Lembata Kukuhkan Diri jadi Misionaris Cilik

Pemerintah daerah, kata dia, terus berupaya membuka peluang investasi serta memperkuat konektivitas wilayah melalui pembangunan infrastruktur strategis.

Selain itu, pemerintah juga tengah mendorong peningkatan fasilitas pelabuhan guna memperlancar arus transportasi dan distribusi barang sehingga dapat membantu menekan biaya kebutuhan pokok masyarakat.

Persaudaraan jadi Fondasi Masa Depan Lembata

Meski pembangunan fisik terus didorong, Bupati menegaskan bahwa persatuan tetap menjadi fondasi utama kemajuan daerah.

“Laut boleh memisahkan pulau-pulau kita, bukit dan gunung boleh membentang di antara kampung-kampung kita, tetapi hati dan semangat kita harus tetap bersatu,” pesannya.

Halal Bihalal di Lebewala pun menjadi lebih dari sekadar kegiatan seremonial. Di tengah suasana penuh kehangatan, masyarakat kembali diingatkan bahwa kekuatan terbesar sebuah daerah tidak hanya terletak pada sumber daya alam maupun pembangunan infrastruktur, tetapi pada persaudaraan yang terus dirawat dari generasi ke generasi.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version