“Alasan bunuh diri kemungkinan terbebani urusan adat atau rencana perkawinan anak perempuannya yang dijadwalkan pada Juni 2026 mendatang,” ujar AKBP Nanang Wahyudi.
Keluarga Menolak Otopsi
Meski terpukul dengan kepergian SK yang baru menjabat satu tahun sebagai Plt. Kepala Sekolah, pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kejadian tersebut. Keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan menganggap peristiwa ini sebagai musibah internal keluarga.
Pernyataan penolakan otopsi telah dibuat secara resmi oleh pihak keluarga untuk diserahkan kepada pihak berwajib. (*/rl1)
Catatan Redaksi:
Depresi dan pikiran bunuh diri adalah masalah serius. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan memiliki kecenderungan menyakiti diri sendiri, segera hubungi layanan kesehatan jiwa atau profesional medis terdekat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
