Dari target tersebut, setiap angkatan mendapatkan kuota sebanyak 50.000 peserta.
“Program ini kami siapkan agar kesempatan pemagangan dapat diakses secara luas oleh pencari kerja sekaligus memberikan pengalaman kerja yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan instansi pemerintah,” ujar Yassierli dalam keterangan resmi, Kamis (3/9/2026).
Menurut Yassierli, pelaksanaan MagangHub tidak hanya berorientasi pada jumlah peserta. Pemerintah juga menaruh perhatian terhadap kualitas proses pemagangan agar peserta benar-benar memperoleh pengalaman kerja yang relevan.
Karena itu, Kemnaker memastikan seluruh tahapan program dilaksanakan secara transparan, tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kemnaker Pastikan Proses Seleksi Transparan
Yassierli menegaskan bahwa aspek administrasi menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program. Setiap tahapan harus dilakukan secara hati-hati agar proses seleksi dan pemagangan dapat berjalan sesuai tujuan.
“Kami ingin seluruh proses berjalan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Setiap tahapan harus dilakukan dengan kehati-hatian administrasi agar pelaksanaan program berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi peserta,” kata Yassierli.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
