Pemerintah Perluas Digitalisasi Bansos ke 42 Daerah Termasuk NTT, Penyaluran Diklaim Lebih Tepat Sasaran

digitalisasi bansos
Ilustrasi AI
  • Bagikan

Seluruh proses pertukaran data tetap dilakukan dengan memperhatikan prinsip perlindungan data pribadi.

Masyarakat Bisa Cek dan Ajukan Sanggah Secara Mandiri

Dalam skema digitalisasi bansos terbaru ini, masyarakat juga diberikan kemudahan untuk melakukan registrasi, verifikasi identitas, memantau status bantuan, hingga mengajukan sanggah secara mandiri melalui Portal Perlinsos.

Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan bantuan sosial.

“Kami mengajak masyarakat tidak mudah percaya pada pihak yang meminta biaya atau imbalan tertentu atas nama bantuan sosial. Jika ragu, cek kembali melalui kanal resmi pemerintah,” kata Mira.

Untuk memastikan layanan tetap inklusif, pemerintah menyiapkan dua metode pelayanan, yakni self-service bagi masyarakat yang sudah terbiasa menggunakan layanan digital dan assisted service atau pendampingan petugas bagi warga yang membutuhkan bantuan teknis.

“Digitalisasi justru harus memperluas akses layanan dan mempermudah masyarakat,” ujarnya.

Banyuwangi jadi Pilot Project

Perluasan digitalisasi bansos ke 42 daerah ini merupakan tindak lanjut dari keberhasilan uji coba sebelumnya di Kabupaten Banyuwangi.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version