Sementara itu, penerimaan PKB mencapai Rp1,496 miliar, atau sekitar 21,4 persen dari target 2026 yang ditetapkan sebesar Rp6,977 miliar.
Jika ditambahkan dengan penerimaan dari tunggakan PKB sebesar Rp410,57 juta, total penerimaan PKB hingga Juli mencapai sekitar Rp1,907 miliar.
Kontribusi juga datang dari mekanisme opsen. Opsen PKB terealisasi sebesar Rp1,075 miliar, ditambah Opsen Tunggakan PKB sebesar Rp84,68 juta. Dengan demikian, total Opsen PKB mencapai sekitar Rp1,160 miliar.
Sedangkan Opsen BBNKB mencapai Rp1,041 miliar. Secara keseluruhan, penerimaan melalui mekanisme opsen telah mencapai sekitar Rp2,202 miliar hingga Juli 2026.
Juli Tambah Penerimaan Ratusan Juta Rupiah
Kinerja pada Juli 2026 turut memberikan tambahan signifikan terhadap penerimaan daerah.
Pada bulan tersebut, penerimaan pajak utama bertambah sekitar Rp493,7 juta. Sementara penerimaan dari mekanisme opsen mengalami tambahan sekitar Rp299,3 juta.
Meski mencatat realisasi tersebut, Pemkab Lembata masih menghadapi sejumlah tantangan dalam mengoptimalkan penerimaan pajak kendaraan.
Beberapa kendala yang dihadapi antara lain data wajib pajak yang belum sepenuhnya mutakhir, tingginya tunggakan pajak, kondisi ekonomi masyarakat, hingga kendala operasional dalam proses penagihan di lapangan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










