Lebih lanjut, Yohanes menekankan bahwa kualitas sumber daya manusia menjadi kunci keberhasilan organisasi. SDM yang kompeten, berintegritas, dan memiliki semangat kebersamaan diyakini mampu mendorong koperasi menjadi organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan keterampilan, etos kerja, serta kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi, mengingat peran strategis TKBM dalam menjaga kelancaran distribusi barang dan pelayanan di pelabuhan.
Menutup sambutannya, Yohanes secara resmi membuka kegiatan pendidikan kaderisasi calon pengurus dan pengawas koperasi TKBM Lewoleba periode 2026–2031. Ia berharap kegiatan ini mampu melahirkan SDM unggul yang siap membawa organisasi semakin maju dan berdaya saing.
Dalam sesi materi, ia turut menekankan pentingnya membangun komunikasi yang baik, saling menghargai, serta menjaga loyalitas terhadap organisasi. Ia menilai TKBM Lewoleba selama ini dikenal memiliki citra positif dan menjadi tolok ukur pelayanan buruh pelabuhan bagi para pengguna jasa.
Sementara itu, Ketua TKBM Lewoleba, Jacky Buran, menyampaikan bahwa saat ini terdapat 176 anggota buruh yang tergabung dalam koperasi, berasal dari wilayah Lewoleba, Wulandoni, dan Waijarang. Ia berharap kegiatan ini dapat semakin memperkuat kapasitas anggota sekaligus memperkokoh organisasi ke depan. (*/rl1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
