Ia juga mengungkapkan saat ini sudah tersedia lebih dari 9.000 gedung dan gudang koperasi yang siap digunakan di berbagai daerah.
Menurut Prabowo, percepatan pembangunan koperasi tersebut membuktikan kemampuan Indonesia menjalankan program ekonomi skala besar dalam waktu singkat.
“Bangsa Indonesia terlalu lama dianggap remeh. Kita sering tidak percaya pada kemampuan sendiri dan lebih kagum pada yang berasal dari luar,” ujarnya.
Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Desa
Presiden Prabowo menegaskan keberadaan Koperasi Desa Merah Putih menjadi bagian penting dari strategi ketahanan pangan nasional.
Ia menyebut target swasembada pangan yang awalnya diproyeksikan tercapai dalam empat tahun kini dapat dipercepat hanya dalam satu tahun.
“Saya minta swasembada pangan empat tahun, ternyata bisa dipercepat dalam satu tahun,” katanya.
Menurut Presiden, pangan bukan sekadar komoditas ekonomi, tetapi menyangkut masa depan dan kedaulatan bangsa.
Karena itu, pemerintah memprioritaskan stabilitas produksi dan distribusi pangan nasional di tengah ancaman krisis global.
Selain distribusi pangan, koperasi desa juga akan menjadi pusat layanan ekonomi masyarakat dengan fasilitas seperti penjualan sembako, pupuk bersubsidi, distribusi gas LPG, kredit murah, apotek, hingga penyaluran bantuan pemerintah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










