RSUD Lewoleba Resmikan Mesin Produksi Oksigen dan Layanan Data Kependudukan Terintegrasi

RSUD Lewoleba
RSUD Lewoleba
  • Bagikan

Dengan sistem tersebut, tenaga kesehatan dapat lebih fokus memberikan pelayanan kepada pasien tanpa harus khawatir terhadap keterlambatan maupun kekurangan pasokan oksigen.

Usai peresmian, Bupati juga berdialog dengan tenaga kesehatan mengenai kebutuhan oksigen di seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Lembata, mulai dari wilayah Wulandoni hingga Kota Lewoleba.

Baca Juga:
Resmikan Labkesmas Rp12,9 Miliar dan 5 Pustu, Bupati Lembata Tekankan Ujian Ada pada Layanan

Berdasarkan penjelasan tenaga kesehatan, kebutuhan tabung oksigen di setiap puskesmas berbeda-beda, bergantung pada jumlah pasien dan kondisi medis yang membutuhkan terapi oksigen. Rata-rata penggunaan berkisar antara satu hingga dua tabung per minggu dengan kapasitas 1.500 hingga 2.000 liter.

Informasi tersebut akan menjadi dasar evaluasi pemerintah daerah dalam memastikan ketersediaan oksigen di seluruh fasilitas kesehatan, termasuk wilayah terpencil.

RSUD Lewoleba Terapkan Layanan Data Kependudukan Terintegrasi

Selain meresmikan fasilitas oksigen, Pemerintah Kabupaten Lembata juga meluncurkan layanan pemanfaatan data kependudukan dan pencatatan sipil bagi pasien di RSUD Lewoleba.

Program ini merupakan implementasi Permendagri Nomor 17 Tahun 2023 tentang Pemberian Hak Akses dan Pemanfaatan Data Kependudukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui integrasi data antarinstansi.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version