Bupati Lembata Sambut Kafilah MTQ XXXI NTT, Komitmen Perkuat Pembinaan Generasi Qur’ani

bupati lembata
Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, menyambut kepulangan Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Kabupaten Lembata usai mengikuti MTQ XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto: Prokopim Lembata)
  • Bagikan

Lewoleba, RakyatLEMBATA.ID – Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, menyambut kepulangan Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Lembata usai mengikuti MTQ XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penyambutan yang berlangsung di Aula Kantor KUA Nubatukan, Selasa (30/6/2026), menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan para peserta sekaligus penegasan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pembinaan generasi Qur’ani.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lembata, H. Jamaluddin Malik, Ketua LPTQ Kabupaten Lembata, pimpinan perangkat daerah, Ketua Panitia MTQ, Kepala KUA Nubatukan, para pelatih, pembina, official, serta seluruh anggota kafilah.

Kafilah Lembata Torehkan Prestasi di MTQ XXXI NTT

Ketua Kafilah, Aziz Mk Djou, melaporkan bahwa Kabupaten Lembata mengirimkan 12 orang yang terdiri atas ketua rombongan, official, dan peserta yang berlaga pada cabang Tilawah Dewasa Putri, Syarhil Al-Qur’an Putra dan Putri, serta Fahmil Al-Qur’an.

Pada ajang MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTT yang digelar di Kabupaten Nagekeo, Kafilah Lembata berhasil meraih sejumlah prestasi, yakni:

  • Juara III Cabang Syarhil Al-Qur’an Putra.
  • Juara Harapan I Cabang Tilawah Dewasa Putri.
  • Juara Harapan II Cabang Syarhil Al-Qur’an Putri.

Prestasi tersebut menjadi modal penting untuk meningkatkan pembinaan peserta MTQ di masa mendatang.

Kemenag Dorong Pembinaan Berkelanjutan

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lembata, H. Jamaluddin Malik, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lembata atas dukungan yang diberikan sehingga kafilah dapat mengikuti MTQ tingkat provinsi.

Menurutnya, keberhasilan dalam MTQ tidak hanya diukur dari jumlah piala yang diraih, tetapi juga dari semangat juang, keberanian, dan sportivitas para peserta saat membawa nama daerah.

Ia menegaskan pengalaman mengikuti MTQ harus menjadi bahan evaluasi bersama untuk memperkuat sistem pembinaan secara berkelanjutan.

“Kolaborasi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, LPTQ, lembaga pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar Kabupaten Lembata mampu mengikuti lebih banyak cabang lomba dan meraih prestasi yang lebih baik pada MTQ mendatang,” ujarnya.

Bupati: Kalian adalah Cahaya bagi Lembata

Dalam sambutannya, Bupati P. Kanisius Tuaq memberikan apresiasi kepada seluruh peserta, pelatih, pembina, official, dan pendamping yang telah mengharumkan nama Kabupaten Lembata di tingkat Provinsi NTT.

Menurutnya, hasil perlombaan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Nilai perjuangan, disiplin, kerja keras, dan keteladanan yang ditunjukkan para peserta jauh lebih bermakna.

“Kalian mungkin belum menjadi juara umum, tetapi kalian telah menjadi bintang yang menerangi Kabupaten Lembata. Jadilah cahaya yang membawa semangat, inspirasi, dan nilai-nilai Al-Qur’an bagi masyarakat,” kata Bupati.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk terus meningkatkan kemampuan, tidak berhenti belajar, dan menjadi teladan di lingkungan keluarga, sekolah, masjid, maupun masyarakat melalui pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Pemkab Siap Tingkatkan Dukungan Pembinaan MTQ

Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan terima kasih kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lembata, LPTQ, para pelatih, pembina, official, dan orang tua yang telah membimbing para peserta hingga mampu mewakili daerah di ajang MTQ tingkat provinsi.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam proses persiapan maupun pemberangkatan masih terdapat berbagai keterbatasan.

Menurutnya, hal itu akan menjadi bahan evaluasi Pemerintah Kabupaten Lembata agar pembinaan dan dukungan terhadap peserta MTQ dapat ditingkatkan pada penyelenggaraan berikutnya.

Awal Baru Membangun Generasi Qur’ani

Acara penyambutan berlangsung dalam suasana penuh syukur, haru, dan kekeluargaan. Penyerahan kembali bendera kafilah menjadi simbol berakhirnya perjuangan di MTQ XXXI Provinsi NTT sekaligus awal dari ikhtiar baru dalam membina generasi Qur’ani di Kabupaten Lembata.

Pemerintah Kabupaten Lembata berharap semangat yang ditunjukkan seluruh peserta mampu menginspirasi generasi muda untuk semakin mencintai Al-Qur’an, memperkuat kerukunan antarumat beragama, serta mengharumkan nama daerah melalui prestasi, akhlak mulia, dan semangat belajar yang berkelanjutan. (*/rl1)

Baca Juga:
Halal Bihalal di Lebewala Perkuat Toleransi dan Persaudaraan Lintas Agama di Lembata

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version