“Selama ini Lembata kerap menjadi salah satu daerah yang diperhitungkan dalam beberapa cabang lomba MTQ tingkat provinsi. Karena itu, kami tetap optimistis seluruh peserta mampu menunjukkan kemampuan terbaik yang telah diasah selama masa pembinaan,” ujar Said Kopong optimis.
Lebih dari Sekadar Kompetisi Meraih Prestasi
Sementara itu, Wakil Bupati Muhamad Nasir dalam arahannya menegaskan bahwa esensi dari penyelenggaraan MTQ bukan semata-mata ajang berburu piala atau prestasi. Lebih dari itu, MTQ harus dijadikan sebagai wadah suci untuk memperkokoh nilai-nilai keimanan, akhlak mulia, serta kecintaan umat terhadap Al-Qur’an.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lembata, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pelatih, pembina, dan semua pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kontingen ini. Keikutsertaan saudara-saudara dalam MTQ merupakan amanah mulia sebagai duta daerah sekaligus duta Al-Qur’an,” tutur Muhamad Nasir.
Wabup Nasir juga menitipkan pesan penting agar seluruh qori dan qoriah senantiasa menjaga kondisi kesehatan, memelihara kedisiplinan, serta merawat kekompakan tim selama berada di pemondokan hingga berakhirnya perlombaan.
“Prestasi tentu menjadi harapan kita bersama. Namun yang lebih penting adalah bagaimana kita dapat menunjukkan karakter yang baik, menjaga nama baik daerah, serta mempererat persaudaraan dengan seluruh peserta dari daerah lain,” pungkasnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
