Pemkab Lembata Perkuat Kebijakan Penanggulangan AIDS, TBC dan Malaria Berbasis Data

AIDS lembata
Lokakarya Analisis Data Realisasi Versus Data Anggaran Program AIDS, TBC dan Malaria (ATM) yang digelar Bappelitbangda Kabupaten Lembata di Aula Hotel Olympic Lewoleba, Rabu (2/9/2026). (Foto: Prokopim Lembata)
  • Bagikan

Menurut Bupati, persoalan penyakit menular memiliki keterkaitan dengan berbagai aspek pembangunan sehingga membutuhkan koordinasi dan kolaborasi lintas sektor.

“Data harus menjadi dasar dalam mengambil kebijakan. Perencanaan yang baik harus diterjemahkan dalam penganggaran yang tepat, sehingga setiap sumber daya yang tersedia dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Bupati.

Baca Juga:
Wabup Lembata Tekankan Disiplin ASN, Percepat Program Pembangunan dan Tingkatkan Pelayanan Publik

Pendekatan lintas sektor diperlukan karena keberhasilan pengendalian penyakit menular tidak hanya ditentukan oleh layanan kesehatan, tetapi juga dipengaruhi kondisi sosial, lingkungan, perilaku masyarakat dan dukungan kebijakan pemerintah.

Anggaran Penanggulangan Penyakit Menular Harus Tepat Sasaran

Di tengah keterbatasan fiskal daerah, Bupati Kanis Tuaq meminta seluruh perangkat daerah memastikan setiap program dan anggaran disusun secara efisien, terukur dan tepat sasaran.

Baca Juga:
Kontingen Pramuka Lembata Resmi Dilepas ke Jamda X NTT dan Jamnas XII 2026, Tujuh Penggalang Garuda Dilantik

Penggunaan data yang valid menjadi penting agar anggaran daerah benar-benar diarahkan pada persoalan yang membutuhkan penanganan prioritas.

Melalui lokakarya tersebut, Pemkab Lembata berharap terdapat keterhubungan yang lebih kuat antara data realisasi, kebutuhan masyarakat, perencanaan pembangunan dan penganggaran.

Pesan utama yang mengemuka adalah bahwa data yang akurat harus berjalan seiring dengan perencanaan dan anggaran yang tepat.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version