Ia menyebut kunjungan wisatawan ke NTT sepanjang tahun sebelumnya meningkat hingga 146 persen, yang turut berkontribusi terhadap pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah.
“Saya percaya event-event budaya seperti Festival Fulan Fehan akan terus memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya di Belu dan kawasan perbatasan, sekaligus meningkatkan ekonomi kedua negara,” katanya.
Melki berharap kehadiran Mendagri dapat memperkuat dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan kawasan perbatasan, termasuk melalui Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) dan kementerian terkait.
Festival Perkuat Persaudaraan di Perbatasan
Sementara itu, Bupati Belu Wilibrodus Lay mengatakan Festival Fulan Fehan merupakan agenda budaya tahunan yang kini memasuki penyelenggaraan keempat.
Festival ini melibatkan Kabupaten Belu, TTU, Malaka, serta partisipasi masyarakat dari Timor Leste sebagai simbol persaudaraan lintas batas.
“Kita menjaga batas tanpa batas dengan persaudaraan. Kita membangun kebudayaan dengan persaudaraan dan membangun kemitraan melalui kerja sama,” ujar Wilibrodus.
Ia juga mengungkapkan Atambua memiliki hubungan sejarah yang erat dengan Australia karena pernah menjadi salah satu titik persinggahan penerbangan internasional menuju Darwin sebelum Indonesia merdeka.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
