iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Peringatan May Day di Lembata, Fokus Penguatan SDM dan Koperasi TKBM Lewoleba

200
hari buruh lembata
Kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang digelar di Aula KPRI Gurita Lembata, Kamis (30/4/2026). (Foto: Dok. PKP Setda Kabupaten Lembata)
  • Bagikan

Lewoleba, RakyatLembata.ID – Peringatan Hari Buruh Sedunia (May Day) di Kabupaten Lembata berlangsung penuh makna melalui kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang digelar di Aula KPRI Gurita Lembata, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Sekretariat Daerah Kabupaten Lembata, Yohanes Berchmans Daniel Dai, S.IP., yang juga membawakan materi bagi kader calon pengurus dan pengawas koperasi periode 2026–2031.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Dalam sambutannya, Yohanes menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Wakil Bupati Lembata yang berhalangan hadir. Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Buruh setiap 1 Mei merupakan momentum penting untuk merefleksikan perjuangan kaum pekerja sekaligus mengakui peran vital buruh dalam menggerakkan roda perekonomian.

Ia memberikan apresiasi khusus kepada para pekerja, terutama Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Laut Lewoleba, atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Momentum May Day juga diharapkan dapat memperkuat solidaritas melalui semangat “Taan Tou”, nilai budaya yang menekankan gotong royong, kebersamaan, dan persaudaraan.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kelembagaan Koperasi Konsumen TKBM Pelabuhan Laut Lewoleba. Koperasi tidak hanya berfungsi sebagai wadah ekonomi, tetapi juga menjadi pilar penting dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

Lebih lanjut, Yohanes menekankan bahwa kualitas sumber daya manusia menjadi kunci keberhasilan organisasi. SDM yang kompeten, berintegritas, dan memiliki semangat kebersamaan diyakini mampu mendorong koperasi menjadi organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan keterampilan, etos kerja, serta kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi, mengingat peran strategis TKBM dalam menjaga kelancaran distribusi barang dan pelayanan di pelabuhan.

Menutup sambutannya, Yohanes secara resmi membuka kegiatan pendidikan kaderisasi calon pengurus dan pengawas koperasi TKBM Lewoleba periode 2026–2031. Ia berharap kegiatan ini mampu melahirkan SDM unggul yang siap membawa organisasi semakin maju dan berdaya saing.

Dalam sesi materi, ia turut menekankan pentingnya membangun komunikasi yang baik, saling menghargai, serta menjaga loyalitas terhadap organisasi. Ia menilai TKBM Lewoleba selama ini dikenal memiliki citra positif dan menjadi tolok ukur pelayanan buruh pelabuhan bagi para pengguna jasa.

Sementara itu, Ketua TKBM Lewoleba, Jacky Buran, menyampaikan bahwa saat ini terdapat 176 anggota buruh yang tergabung dalam koperasi, berasal dari wilayah Lewoleba, Wulandoni, dan Waijarang. Ia berharap kegiatan ini dapat semakin memperkuat kapasitas anggota sekaligus memperkokoh organisasi ke depan. (*/rl1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID

+ Gabung

  • Bagikan