Lewoleba, RakyatLEMBATA.ID – Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, memimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan APBD dan Program Strategis Daerah di Ruang Rapat Bupati, Lewoleba, Kamis (2/7/2026).
Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Lembata mencatat peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun di saat yang sama harus menghadapi penurunan signifikan dana transfer dari pemerintah pusat.
Rapat evaluasi dihadiri seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Plt Asisten II Sekretariat Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan Apolonaris Mayan, serta para camat se-Kabupaten Lembata.
Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi capaian kinerja keuangan dan pelaksanaan program pembangunan hingga pertengahan tahun anggaran 2026, sekaligus merumuskan langkah strategis untuk mengoptimalkan target pembangunan pada semester kedua.
Realisasi Pendapatan Daerah Capai 42,36 Persen
Berdasarkan paparan Kepala Bidang Pengembangan Pendapatan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Us Kahali, realisasi pendapatan daerah hingga 30 Juni 2026 mencapai Rp318,78 miliar atau 42,36 persen dari target sebesar Rp752,84 miliar.
Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) menunjukkan tren positif. Hingga akhir Juni 2026, PAD telah terealisasi sebesar Rp17,23 miliar atau 39,17 persen dari target Rp44 miliar.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










