iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

PAD Lembata Naik 16,33 Persen, Bupati Kanis Tuaq Minta OPD Waspadai Turunnya Dana Transfer

200
ilustrasi
Ilustrasi AI
  • Bagikan

Lewoleba, RakyatLEMBATA.ID – Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, memimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan APBD dan Program Strategis Daerah di Ruang Rapat Bupati, Lewoleba, Kamis (2/7/2026).

Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Lembata mencatat peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun di saat yang sama harus menghadapi penurunan signifikan dana transfer dari pemerintah pusat.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Rapat evaluasi dihadiri seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Plt Asisten II Sekretariat Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan Apolonaris Mayan, serta para camat se-Kabupaten Lembata.

Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi capaian kinerja keuangan dan pelaksanaan program pembangunan hingga pertengahan tahun anggaran 2026, sekaligus merumuskan langkah strategis untuk mengoptimalkan target pembangunan pada semester kedua.

Baca Juga:
Resmikan Labkesmas Rp12,9 Miliar dan 5 Pustu, Bupati Lembata Tekankan Ujian Ada pada Layanan

Realisasi Pendapatan Daerah Capai 42,36 Persen

Berdasarkan paparan Kepala Bidang Pengembangan Pendapatan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Us Kahali, realisasi pendapatan daerah hingga 30 Juni 2026 mencapai Rp318,78 miliar atau 42,36 persen dari target sebesar Rp752,84 miliar.

Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) menunjukkan tren positif. Hingga akhir Juni 2026, PAD telah terealisasi sebesar Rp17,23 miliar atau 39,17 persen dari target Rp44 miliar.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID

+ Gabung

  • Bagikan