Lewoleba, RakyatLEMBATA.ID – Wakil Bupati Lembata, Muhamad Nasir, secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kabupaten Lembata dengan melakukan pemukulan gong sebagai tanda dimulainya kegiatan tersebut.
Pencanangan yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lembata berlangsung di Ballroom Olimpic Lewoleba, Senin (15/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat dan lurah, petugas sensus, serta berbagai elemen masyarakat.
Pencanangan ini menjadi langkah awal pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Lembata yang akan memotret berbagai aktivitas ekonomi masyarakat secara menyeluruh.
Sensus Ekonomi Digelar Setiap 10 Tahun
Ketua Tim Statistik Distribusi BPS Kabupaten Lembata, Leonard Risalis Lalang, S.Si., menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan statistik nasional yang diselenggarakan setiap sepuluh tahun sekali oleh Badan Pusat Statistik sesuai amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.
Menurutnya, sensus ini bertujuan memperoleh gambaran yang lengkap, akurat, dan mutakhir mengenai kondisi serta struktur perekonomian Indonesia hingga tingkat wilayah terkecil.
Karena itu, dukungan seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan agar data yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan.
Wakil Bupati: Data Akurat Fondasi Pembangunan
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lembata Muhamad Nasir menyampaikan apresiasi kepada BPS Kabupaten Lembata atas pelaksanaan pencanangan Sensus Ekonomi 2026.
Ia menegaskan bahwa data yang valid dan mutakhir merupakan fondasi penting dalam merancang pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Pembangunan ekonomi yang berkelanjutan tidak mungkin dilakukan tanpa data yang valid, lengkap, dan mutakhir. Data adalah dasar dari setiap kebijakan yang diambil pemerintah,” ujarnya.
Muhamad Nasir mengatakan, Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting untuk memetakan potensi ekonomi daerah yang dimiliki Kabupaten Lembata.
Berbagai sektor strategis seperti pertanian, perikanan, peternakan, perdagangan, pariwisata, industri rumah tangga, hingga ekonomi kreatif yang terus berkembang akan menjadi bagian dari pendataan tersebut.
Masyarakat Diminta Berikan Data yang Benar
Wakil Bupati juga mengajak masyarakat serta para pelaku usaha untuk mendukung pelaksanaan sensus dengan memberikan informasi yang benar sesuai kondisi riil di lapangan.
Selain itu, ia meminta para petugas sensus menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan menjaga kerahasiaan data masyarakat sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.
Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, pemerintah berharap tersedianya data yang lebih komprehensif dan akurat untuk mendukung perencanaan pembangunan, pemetaan potensi investasi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lembata.
Dengan data yang berkualitas, berbagai program pembangunan diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (*/rl1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










