Ia menegaskan pembangunan daerah harus dibangun melalui kerja keras, kolaborasi, dan nilai-nilai iman yang kuat.
Menurut Nasir, Pemerintah Kabupaten Lembata saat ini terus memperbaiki rantai logistik guna meningkatkan nilai tukar petani dan menjaga stabilitas harga komoditas pertanian.
Pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan Komisi V DPR RI, Direktorat Lalu Lintas Laut, PT ASDP, dan PT Pelni untuk memperkuat konektivitas transportasi laut serta menghadirkan kontainer subsidi guna menekan biaya distribusi barang.
“Pemda berkomitmen memotong rantai logistik agar hasil pertanian masyarakat memiliki daya saing dan memberikan keuntungan lebih besar bagi petani,” tegasnya.
Lembata Catat Prestasi Penurunan Pengangguran
Wakil Bupati juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Lembata menunjukkan perkembangan positif dalam sejumlah indikator ekonomi makro.
Selain berhasil meningkatkan kualitas pelayanan publik, Lembata juga menempati peringkat pertama di Provinsi NTT dalam penurunan angka pengangguran.
Kabupaten Lembata bahkan baru saja menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri terkait Indeks Pelayanan Publik.
Di akhir sambutannya, Nasir menegaskan pentingnya membangun ekosistem pertanian yang kuat melalui kolaborasi pemerintah, investor, dan masyarakat agar sektor jagung di Lembata berkembang hingga tahap hilirisasi dan industri pengolahan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










