iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Wakil Bupati Lembata Hadiri Panen Raya Jagung PT SMJ, Dorong Pertanian Modern dan Hilirisasi

200
panen jagung lembata
Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, S.Sos menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung yang digelar PT Silvano Maynard Jaya (SMJ) di Desa Petuntawa, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Rabu (20/5/2026). (Foto: Prokopim Lembata)
  • Bagikan

Ile Ape, RakyatLembata.ID – Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, S.Sos menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung yang digelar PT Silvano Maynard Jaya (SMJ) di Desa Petuntawa, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah, investor, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mendorong pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Lembata, khususnya komoditas jagung.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Turut hadir dalam kegiatan itu Direktur PT SMJ Silvester Sudin, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Romo Deken Lembata RD. Blasisius Masan Kleden, perwakilan PT Syngenta Indonesia, PT Seger Agro Nusantara, camat, kepala desa, petani, hingga insan pers.

PT SMJ Terapkan Konsep 5P dalam Pengembangan Pertanian

Direktur PT SMJ, Silvester Sudin, menjelaskan perusahaan menerapkan konsep “5P” dalam pengembangan pertanian jagung di Lembata.

Konsep tersebut meliputi:

  • Pemberdayaan yang saling menguntungkan
  • Pelatihan teori dan praktik bagi petani
  • Pendampingan berkelanjutan
  • Pengembangan perluasan lahan produktif
  • Pemberian motivasi kepada petani

Menurut Silvester, penggunaan benih jagung NK Sumo Sakti 7328 dengan kebutuhan 13 kilogram per lahan tanam mampu menghasilkan hingga 7 ton jagung dalam masa panen sekitar 120 hari.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan sektor pertanian tidak hanya bergantung pada modal dan teknologi, tetapi juga pada perubahan pola pikir masyarakat untuk mengelola lahan tidur menjadi produktif.

“Profit yang sesungguhnya bukan hanya uang, tetapi perubahan pola pikir masyarakat untuk mengubah lahan tidur menjadi lahan produktif,” ujar Silvester.

Baca Juga:
May Day Humanis di Lewoleba: Buruh TKBM Rayakan dengan Misa dan Seruan Kebersamaan

PT SMJ juga berkomitmen memperluas investasi di Lembata melalui pembangunan gudang penyimpanan jagung, pengembangan infrastruktur pertanian, hingga rencana investasi alat pengering dan silo jika luas lahan produktif terus meningkat.

Romo Deken Apresiasi Perubahan Lahan Tidur jadi Produktif

Romo Deken Lembata, RD. Blasisius Masan Kleden, memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan PT SMJ atas upaya pengembangan sektor pertanian di wilayah Ile Ape.

Ia menilai kawasan yang sebelumnya didominasi lahan tidur kini berubah menjadi hamparan kebun jagung produktif yang menjanjikan bagi masyarakat.

Namun demikian, Romo Deken mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara kerja dan spiritualitas, serta penggunaan pupuk kimia secara bijak demi menjaga kesuburan tanah dan keberlanjutan pertanian.

Pemkab Lembata Perkuat Rantai Logistik Pertanian

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lembata H. Muhamad Nasir menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pengembangan pertanian di Lembata, terutama PT SMJ yang dinilai hadir sebagai investor sekaligus mitra edukasi bagi petani.

Ia menegaskan pembangunan daerah harus dibangun melalui kerja keras, kolaborasi, dan nilai-nilai iman yang kuat.

Menurut Nasir, Pemerintah Kabupaten Lembata saat ini terus memperbaiki rantai logistik guna meningkatkan nilai tukar petani dan menjaga stabilitas harga komoditas pertanian.

Pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan Komisi V DPR RI, Direktorat Lalu Lintas Laut, PT ASDP, dan PT Pelni untuk memperkuat konektivitas transportasi laut serta menghadirkan kontainer subsidi guna menekan biaya distribusi barang.

“Pemda berkomitmen memotong rantai logistik agar hasil pertanian masyarakat memiliki daya saing dan memberikan keuntungan lebih besar bagi petani,” tegasnya.

Lembata Catat Prestasi Penurunan Pengangguran

Wakil Bupati juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Lembata menunjukkan perkembangan positif dalam sejumlah indikator ekonomi makro.

Selain berhasil meningkatkan kualitas pelayanan publik, Lembata juga menempati peringkat pertama di Provinsi NTT dalam penurunan angka pengangguran.

Kabupaten Lembata bahkan baru saja menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri terkait Indeks Pelayanan Publik.

Di akhir sambutannya, Nasir menegaskan pentingnya membangun ekosistem pertanian yang kuat melalui kolaborasi pemerintah, investor, dan masyarakat agar sektor jagung di Lembata berkembang hingga tahap hilirisasi dan industri pengolahan.

“Kemajuan daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Karena itu, edukasi kepada petani harus terus diperkuat agar pertanian di Lembata semakin maju, mandiri, dan berdaya saing,” tutupnya. (*/rl1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID

+ Gabung

  • Bagikan