iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Lembata Pimpin Pemakaman Sinun Petrus Manuk, Kenang Sosok Pemimpin dan Pengabdi Sepanjang Hayat

200
petrus manuk
Prosesi pemakaman dipimpin langsung oleh Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq, S.P. selaku Inspektur Upacara. (Foto: Prokopim Lembata)
  • Bagikan

Kupang, RakyatLEMBATA.ID – Suasana duka menyelimuti prosesi pemakaman Drs. Sinun Petrus Manuk, mantan Penjabat Bupati Lembata periode 2016–2017, di Kota Kupang, Rabu (19/8/2026).

Prosesi pemakaman dipimpin langsung oleh Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq, S.P. selaku Inspektur Upacara. Pemerintah Kabupaten Lembata bersama keluarga, pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan masyarakat Lembata di Kupang hadir memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdian Sinun Petrus Manuk selama mengabdikan diri bagi masyarakat dan daerah.

Pemkab Lembata Hantar Putra Terbaik Daerah

Dalam upacara tersebut, turut hadir Wakil Bupati Lembata H. Muhamad Nasir, S.Sos., Bupati Lembata periode 2021–2022 Thomas Ola Langodai beserta istri, serta Wakil Bupati Lembata periode 2011–2016 Viktor Mado Watun.

Hadir pula Penjabat Bupati Lembata periode 2022–2023 Marsianus Jawa, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT yang mewakili Pemerintah Provinsi NTT, Ketua DPRD Kabupaten Lembata Syafrudin Sira bersama istri, Wakil Ketua I DPRD Lembata Fransiskus Xaverius B.N., Wakil Ketua II DPRD Lembata Gewura Fransiskus, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata Paskalis Ola Tapo Bali, A.P., M.T.

Sejumlah pejabat lainnya juga hadir, termasuk Plt. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Lembata Apolonaris Mayan, S.Pd., Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lembata, jajaran Dharma Wanita Persatuan, keluarga besar almarhum, serta para pelayat.

Kehadiran jajaran Gerakan Pramuka Kwartir Daerah dan Kwartir Cabang se-NTT serta Ikatan Keluarga Lembata (IKL) turut menunjukkan luasnya penghormatan terhadap sosok Sinun Petrus Manuk.

Dalam amanatnya, Bupati Kanisius mengatakan Pemerintah Kabupaten Lembata dan masyarakat hadir bukan sekadar mengikuti prosesi pemakaman, tetapi untuk mengantarkan seorang putra terbaik daerah yang telah mengabdikan hidupnya bagi masyarakat.

“Kami datang untuk menghantar seorang pemimpin putra Lembata, sosok pemersatu Lewo, pemersatu lewo auq, pekerja keras, totalitas, dan periang. Dia adalah almarhum Drs. Sinun Petrus Manuk yang sepanjang hidupnya memilih jalan pengabdian,” ungkap Kanisius.

Pernah Pimpin Lembata sebagai Penjabat Bupati

Sinun Petrus Manuk merupakan birokrat yang mengabdikan diri di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sepanjang kariernya, almarhum dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis.

Pada periode 2016–2017, Sinun mendapat kepercayaan menjadi Penjabat Bupati Lembata.

Kanisius menyampaikan penghargaan dan kebanggaan masyarakat Lembata atas kepercayaan Pemerintah Provinsi NTT kepada almarhum untuk memimpin Kabupaten Lembata.

Salah satu momentum penting dalam masa kepemimpinannya adalah penyelenggaraan Hari Nusantara 2016 di Kabupaten Lembata.

Menurut Kanisius, tugas tersebut menjadi bagian dari jejak pengabdian Sinun bagi daerah.

Pensiun Bukan Akhir dari Pengabdian

Semangat pengabdian Sinun Petrus Manuk ternyata tidak berhenti setelah dirinya memasuki masa pensiun sebagai aparatur sipil negara.

Almarhum masih dipercaya memimpin Gerakan Pramuka di Provinsi NTT hingga periode 2030.

Bagi Kanisius, perjalanan tersebut menjadi teladan bahwa berakhirnya masa jabatan tidak berarti berakhir pula pengabdian kepada masyarakat.

Dedikasi Sinun terus dilanjutkan melalui berbagai peran sosial dan organisasi yang dipercayakan kepadanya.

Baca Juga:
Resmikan Labkesmas Rp12,9 Miliar dan 5 Pustu, Bupati Lembata Tekankan Ujian Ada pada Layanan

Bupati Kenang Perpisahan yang Kini Menjadi Selamanya

Suasana haru semakin terasa ketika Kanisius mengenang masa berakhirnya tugas Sinun sebagai Penjabat Bupati Lembata pada 2016–2017.

Kanisius mengisahkan dirinya pernah hadir untuk berpamitan ketika Sinun kembali menjalankan tugas pengabdian di tingkat Pemerintah Provinsi NTT.

Bertahun-tahun kemudian, ia kembali berdiri di hadapan almarhum. Namun, kali ini bukan untuk melepas kepulangan menjalankan tugas, melainkan mengantar untuk selamanya.

“Sebagai Bupati Lembata, saya merasa terhormat dapat berdiri di sini sebagai Inspektur Upacara, mewakili Pemerintah, baik Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten Lembata maupun masyarakat Ribu Ratu, Lewo Tanah, Leu Auq Lembata,” kata Kanisius.

Atas nama Pemerintah dan masyarakat Lembata, Kanisius menyampaikan terima kasih atas seluruh pengabdian yang telah diberikan Sinun Petrus Manuk.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada istri dan anak-anak almarhum yang selama ini mendampingi perjalanan pengabdian Sinun.

“Bapak telah meninggalkan jabatan, tetapi tidak meninggalkan jejak. Bapak telah meninggalkan dunia, tetapi tidak meninggalkan kenangan,” ungkapnya.

Jejak Sinun Petrus Manuk akan Tetap Dikenang

Kanisius menegaskan, kepergian Sinun Petrus Manuk tidak akan menghapus nama dan jasa yang telah ditorehkan bagi masyarakat Lembata maupun NTT.

Meski almarhum dimakamkan di Kota Kupang, jarak tersebut tidak mengurangi rasa kehilangan masyarakat Lembata.

Atas nama Pemerintah dan masyarakat Lembata, Kanisius juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama kebersamaan dengan almarhum terdapat tutur kata maupun tindakan yang kurang berkenan.

Ia kemudian mendoakan agar seluruh pengabdian dan kebaikan almarhum diterima Tuhan, segala kesalahan diampuni, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan penghiburan.

Mengakhiri amanatnya, Kanisius menyampaikan penghormatan terakhir kepada mantan Penjabat Bupati Lembata tersebut.

“Selamat jalan, Bapak almarhum Sinun Petrus Manuk. Pana ma’an sare-sare. Beristirahatlah dalam damai. Tuhan memberkati kita semua,” pungkasnya.

Pemakaman Sinun Petrus Manuk menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Lembata dan masyarakat untuk mengenang kembali sosok pemimpin, birokrat, serta pengabdi yang telah memberikan kontribusi bagi Lembata dan Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Jejak pengabdiannya diharapkan terus menjadi teladan bagi generasi berikutnya bahwa jabatan dapat berakhir, tetapi pengabdian dan kebaikan akan tetap hidup dalam ingatan masyarakat. (*/rl1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID

+ Gabung

  • Bagikan