Lewoleba, RakyatLEMBATA.ID – Suara buri yang menggema di kawasan Pantai Wulen Luo, Rabu (1/7/2026), menjadi penanda dimulainya Festival Lamaholot 2026, sebuah perayaan budaya yang menampilkan kekayaan tradisi masyarakat Lamaholot sekaligus memperkuat semangat persatuan.
Mengusung tema besar “Satu Lamaholot untuk Indonesia dan Dunia”, festival ini menjadi panggung pelestarian budaya sekaligus promosi pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
Festival yang diinisiasi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Lembata tersebut dihadiri langsung Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq, jajaran Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan dari berbagai daerah.
Turut hadir Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda, Kurnia Agung Perdana, mewakili Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, serta Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Flores Timur yang mewakili Bupati Flores Timur.
Diawali Karnaval Budaya yang Meriah
Rangkaian Festival Lamaholot 2026 dibuka dengan Karnaval Budaya dan Atraksi Fashion Street di Taman Kota Swaolsa.
Ribuan warga memadati lokasi untuk menyaksikan parade budaya yang menampilkan beragam busana adat, tenun khas Lamaholot, serta pertunjukan seni tradisional dari berbagai wilayah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
