Menurutnya, langkah masyarakat tersebut menjadi bukti bahwa penyelesaian konflik tidak selalu harus dilakukan melalui kekerasan, tetapi dapat ditempuh melalui dialog, kesadaran bersama, dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.
“Ini menjadi bukti bahwa penyelesaian konflik melalui pendekatan humanis, dialog, dan kerja sama seluruh elemen masyarakat merupakan kunci dalam menjaga persatuan serta mewujudkan NTT yang aman, damai, dan penuh kasih,” ujar Kombes Pol. Henry Novika Chandra.
Polda NTT berharap keberhasilan di Adonara dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam menyelesaikan konflik sosial secara damai. Dengan dukungan masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan, upaya menjaga stabilitas keamanan di Nusa Tenggara Timur diharapkan dapat terus terwujud demi terciptanya kehidupan yang harmonis dan sejahtera. (*/rl1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.





