Bupati Lembata Hadiri Peresmian Gereja St. Agustinus Lewokukung, Uskup Larantuka Tekankan Arti Kesetiaan Umat

bupati lembata
Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, S.P menandatangani prasasti Gereja Stasi St. Agustinus Lewokukung di Kecamatan Atadei, Senin (15/6/2026). (Foto: Prokopim Lembata)
  • Bagikan

“Gereja yang megah ini diharapkan menjadi simbol cahaya yang senantiasa menerangi, menuntun, dan membawa kebaikan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Uskup Keuskupan Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro, mengaku bersyukur karena dalam rangkaian kunjungan pastoral di wilayah Paroki Kalikasa dan Paroki Lerek, Kecamatan Atadei, dirinya berkesempatan memberkati tiga gereja baru maupun gereja yang telah direnovasi.

Baca Juga:
Pansus DPRD Lembata Soroti PAD, Belanja Pegawai dan Kemiskinan dalam Pembahasan LKPJ Bupati 2025

Menurut Uskup, kemegahan Gereja St. Agustinus Lewokukung bukan semata-mata terlihat dari keindahan bangunannya, tetapi juga menjadi simbol agar kehidupan umat selalu diarahkan kepada kemuliaan Tuhan.

Ia juga memaknai pelepasan burung merpati yang kemudian hinggap menghadap gereja sebagai simbol kesetiaan umat kepada Tuhan.

“Kesetiaan itu hendaknya menjadi teladan bagi seluruh umat agar selalu memandang rumah Tuhan dan tekun dalam kehidupan doa,” pesannya.

Selain itu, prosesi adat ketika Uskup dipikul di atas sebuah perahu oleh empat pria dewasa dimaknai sebagai lambang perjuangan hidup. Menurutnya, setiap keberhasilan membutuhkan kerja keras, pengorbanan, dan ketekunan.

Di akhir sambutannya, Mgr. Yohanes Hans Monteiro menyampaikan apresiasi kepada seluruh umat Paroki Kalikasa, khususnya umat Stasi Lewokukung, yang telah bekerja keras mewujudkan pembangunan gereja tersebut.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version