Karena itu, Bupati meminta camat dan kepala desa melakukan koordinasi serta mendukung proses penyiapan lahan dan lokasi yang dibutuhkan sebagai fondasi pembangunan.
Kedang Disiapkan jadi Klaster Pariwisata
Selain konektivitas, Pemkab Lembata juga menyiapkan wilayah Kedang dalam konsep klaster pariwisata yang mencakup Nuhanera, Lewolein, Tanjung Baja, dan Balauring.
Khusus di kawasan Tanjung Baja, terdapat rencana investasi pembangunan lebih dari 100 unit resort.
Perizinan pembangunan disebut telah diterbitkan dan investor dijadwalkan mulai mengerjakan akses jalan dari Weilolong menuju Tanjung Baja pada September mendatang.
Kanisius menilai potensi wisata bahari Lembata sangat besar dan strategis untuk dikembangkan sebagai destinasi unggulan di kawasan timur Nusa Tenggara.
Penguatan konektivitas juga diharapkan dapat memperkuat hubungan Lembata dengan Alor, Flores Timur, dan Adonara sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di wilayah penyangga.
Pemkab Lembata Perjuangkan Kapal Roro Surabaya-Lewoleba-Wini
Pemerintah Kabupaten Lembata juga terus memperjuangkan layanan Long Distance Ferry (LDF) atau kapal roro yang mampu mengangkut kendaraan dan truk logistik dalam rute jarak jauh.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










