Lewoleba, RakyatLembata.ID – Pemerintah Kabupaten Lembata berhasil memediasi konflik penutupan akses jalan antara Desa Nilanapo dan Desa Balurebong yang sempat memicu ketegangan antarwarga.
Rapat mediasi digelar di Rumah Jabatan Wakil Bupati Lembata pada Senin (27/4/2026) dan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir.
Pertemuan tersebut dihadiri Wakapolres Lembata, staf ahli bupati, pimpinan OPD terkait, camat, kepala desa, serta perwakilan masyarakat dari kedua wilayah.
Polisi Tekankan Penyelesaian Lewat Musyawarah
Wakapolres Lembata, Kompol Muhammad Fakhruddin, menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam menjaga perdamaian dan mencegah konflik berulang.
Ia mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah desa hingga tokoh masyarakat dan pemuda, untuk mengedepankan komunikasi dan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan.
“Apapun persoalannya, harus diselesaikan melalui komunikasi. Kita bangun mufakat dan jaga perdamaian,” tegasnya.
Wabup: Komunikasi Kunci Redam Konflik
Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, menyebut konflik yang terjadi dipicu oleh terputusnya komunikasi dan munculnya prasangka di tengah masyarakat.
Menurutnya, kebersamaan menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas sosial.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
