iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

NTT Tuan Rumah HLUN 2026, Bupati Lembata Ikut Rakor Bahas Program Lansia dan Sekolah Rakyat

200
bupati lembata
Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, S.P., mengikuti rapat koordinasi bersama Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, serta Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI, Supomo, Kamis (30/4/2026). (Foto: Prokopim Lembata)
  • Bagikan

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan berbagai bantuan sosial lain seperti bantuan bagi eks penderita kusta, bantuan kewirausahaan, program duta lansia, bantuan bagi korban TPPO, dukungan untuk ODHA, serta pelunasan biaya pendidikan bagi anak yatim piatu yang diasuh oleh kakek atau neneknya.

Supomo menegaskan bahwa bantuan yang diberikan lebih difokuskan pada pelayanan langsung, bukan bantuan tunai.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!
Baca Juga:
Bupati Lembata Lantik Siprianus Labi sebagai Pj Kepala Desa Laranwutun, Perkuat Pelayanan Masyarakat

Dalam rapat tersebut, pembangunan Sekolah Rakyat juga menjadi perhatian. Pemerintah daerah diminta segera melengkapi persyaratan administrasi dan teknis agar program tersebut dapat segera direalisasikan di berbagai wilayah di NTT.

Menanggapi hal itu, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI atas kepercayaan menjadikan NTT sebagai tuan rumah HLUN 2026.

“Kami siap menyukseskan pelaksanaan Hari Lanjut Usia Nasional tahun 2026. Ini menjadi momentum untuk meningkatkan pelayanan kepada lansia di NTT,” tegasnya.

Gubernur juga meminta Komda Lansia serta Dinas Sosial di tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk bekerja maksimal dalam mengawal seluruh program yang telah direncanakan.

Terkait Sekolah Rakyat, ia menyebut program tersebut sebagai langkah strategis pemerintah pusat dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID

+ Gabung

  • Bagikan