Pemkab Lembata Bahas RKAP PDAM 2026, Targetkan Surplus dan Perbaikan Pelayanan Air Bersih

PDAM Lembata
Rapat Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2026 Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lembata di Aula Anton Enga Tifaona, Lewoleba, Selasa (5/5/2026). (Foto: Prokopim Lembata)
  • Bagikan

“Saat ini kapasitas sumber air PDAM tercatat sebesar 92 liter per detik, namun kapasitas terpasang baru mencapai 55 liter per detik dengan produksi aktual sebesar 36 liter per detik,” ujarnya.

Dari total produksi tersebut, distribusi kepada pelanggan baru mencapai 23,60 liter per detik dengan rata-rata jam operasi 12 jam per hari.

PDAM juga mencatat tingkat kehilangan air masih berada pada angka 24,65 persen dengan jumlah pelanggan aktif sebanyak 6.623 sambungan rumah.

Manajemen PDAM menilai masih terdapat kesenjangan antara potensi sumber air dengan tingkat pemanfaatannya. Beberapa persoalan utama yang dihadapi antara lain tingginya NRW, distribusi air yang belum merata, tekanan air yang belum stabil, jaringan pipa yang menua, serta pertumbuhan pelanggan yang belum optimal.

Baca Juga:
Bupati Lembata Sambut Kafilah MTQ XXXI NTT, Komitmen Perkuat Pembinaan Generasi Qur’ani

Untuk Tahun 2026, PDAM memproyeksikan pendapatan sebesar Rp5,14 miliar dengan total beban operasional mencapai Rp5,08 miliar.

Dari perhitungan tersebut, perusahaan diperkirakan memperoleh surplus awal sebesar Rp59,93 juta.

Baca Juga:
Halal Bihalal di Lebewala Perkuat Toleransi dan Persaudaraan Lintas Agama di Lembata

Melalui langkah penurunan NRW, peningkatan efektivitas penagihan rekening pelanggan, dan efisiensi biaya operasional, perusahaan menargetkan tambahan perbaikan keuangan sebesar Rp355,56 juta.

Dengan demikian, proyeksi surplus aman usaha diperkirakan meningkat menjadi Rp415,49 juta pada akhir tahun 2026.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version