Menurut Bupati, persoalan penyakit menular memiliki keterkaitan dengan berbagai aspek pembangunan sehingga membutuhkan koordinasi dan kolaborasi lintas sektor.
“Data harus menjadi dasar dalam mengambil kebijakan. Perencanaan yang baik harus diterjemahkan dalam penganggaran yang tepat, sehingga setiap sumber daya yang tersedia dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Bupati.
Pendekatan lintas sektor diperlukan karena keberhasilan pengendalian penyakit menular tidak hanya ditentukan oleh layanan kesehatan, tetapi juga dipengaruhi kondisi sosial, lingkungan, perilaku masyarakat dan dukungan kebijakan pemerintah.
Anggaran Penanggulangan Penyakit Menular Harus Tepat Sasaran
Di tengah keterbatasan fiskal daerah, Bupati Kanis Tuaq meminta seluruh perangkat daerah memastikan setiap program dan anggaran disusun secara efisien, terukur dan tepat sasaran.
Penggunaan data yang valid menjadi penting agar anggaran daerah benar-benar diarahkan pada persoalan yang membutuhkan penanganan prioritas.
Melalui lokakarya tersebut, Pemkab Lembata berharap terdapat keterhubungan yang lebih kuat antara data realisasi, kebutuhan masyarakat, perencanaan pembangunan dan penganggaran.
Pesan utama yang mengemuka adalah bahwa data yang akurat harus berjalan seiring dengan perencanaan dan anggaran yang tepat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
