Buka Turnamen TPH Cup U-17 di Hingalamamengi, Wabup Lembata Tekankan Pembentukan Karakter Generasi Muda

wabup lembata
Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, secara resmi membuka Turnamen TPH CUP U-17 Tahun 2026 yang berlangsung di Stadion Ambang Uyelewun, Desa Hingalamamengi, Selasa (21/7/2026). (Foto: Prokopim Lembata)
  • Bagikan

Lewoleba, RakyatLEMBATA.ID — Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, secara resmi membuka Turnamen TPH CUP U-17 Tahun 2026 yang berlangsung di Stadion Ambang Uyelewun, Desa Hingalamamengi, Selasa (21/7/2026).

Pembukaan ajang olahraga tingkat usia muda ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Wabup Nasir bersama jajaran Forkopimcam dan pengurus ASKAB PSSI Lembata.

Turnamen yang diinisiasi oleh Organisasi Mahasiswa Tunas Pencerahan Hingalamamengi (TPH) ini diikuti sebanyak 29 tim U-17 dan dijadwalkan berlangsung hingga 5 September 2026 mendatang.

Turut hadir dalam acara pembukaan tersebut Wakapolres Lembata, Ketua ASKAB PSSI Lembata Agustinus D Making, pimpinan OPD, Sekcam Omesuri, serta jajaran Pemerintah Desa Hingalamamengi.

Hasil Karya Nyata Mahasiswa TPH Kupang

Ketua Panitia, Andreas Cencen, menjelaskan bahwa ajang ini merupakan bagian dari Pekan Pengabdian Masyarakat oleh mahasiswa asal Desa Hingalamamengi yang sedang menempuh studi perguruan tinggi di Kota Kupang.

Selain membina minat dan bakat pemuda di bidang sepak bola, turnamen ini ditujukan untuk menanamkan nilai-nilai fair play, mempererat persaudaraan antar pemuda, serta menyokong pembinaan olahraga berkelanjutan di Kabupaten Lembata.

Apresiasi tinggi turut diberikan oleh Ketua ASKAB PSSI Lembata, Agustinus D Making. Menurutnya, kompetisi usia dini merupakan fondasi penting dalam pembinaan sepak bola daerah.

“Menanglah dengan cara yang terhormat, dan bila kalah, jadikan kekalahan sebagai pelajaran untuk bangkit lebih kuat,” pesan Agustinus kepada para pemain muda.

Olahraga Membentuk Karakter dan Mentalitas Juara

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lembata H. Muhamad Nasir memuji inisiatif mahasiswa TPH yang dinilai mampu menerjemahkan visi pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Lembata melalui karya nyata.

Wabup Nasir menegaskan bahwa lapangan hijau sepak bola bukan sekadar arena mengejar skor kemenangan, melainkan tempat menempa disiplin, loyalitas, serta kerja sama tim bagi para remaja usia emas.

“Mengutip pemikiran Ki Hadjar Dewantara, pendidikan sejatinya bukan hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga membentuk karakter. Usia 17 tahun adalah masa emas. Pembinaan lewat olahraga seperti sepak bola mengajarkan tanggung jawab dan ketangguhan,” ujar Wabup Nasir.

Kolaborasi Masyarakat di Tengah Keterbatasan Fiskal

Wabup Nasir juga menyinggung pentingnya kolaborasi lintas elemen di tengah keterbatasan anggaran daerah. Pembangunan SDM unggul tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, melainkan butuh peran aktif mahasiswa, tokoh masyarakat, dan organisasi kepemudaan.

“Sportivitas bukan sekadar aturan pertandingan, melainkan cermin jati diri. Menang dan kalah hanyalah hasil, tetapi karakter yang terbentuk akan menjadi bekal sepanjang kehidupan,” pungkasnya.

Pemerintah Desa Hingalamamengi melalui Sekdes Abdul Wahid Nuturamun mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga situasi ketertiban dan keamanan selama kompetisi berlangsung demi suksesnya ajang pencarian bibit pesepak bola potensial tersebut. (*/rl1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version