“Desa yang kecil akan terasa indah apabila ada keharmonisan dan kerja sama yang baik antar-pemangku kepentingan,” ungkapnya.
Bupati menilai keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran. Kemampuan seluruh pihak untuk bekerja sama, menjaga komunikasi, dan menyelesaikan persoalan secara bersama-sama juga menjadi faktor penting.
Karena itu, setiap hambatan dalam pelaksanaan pembangunan maupun pelayanan publik diminta segera dikoordinasikan agar dapat diselesaikan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan.
Apresiasi Dedikasi Guru
Dalam kesempatan tersebut, Kanisius Tuaq juga memberikan apresiasi kepada para guru dan tenaga kependidikan yang selama ini tetap menjalankan tugas dan pengabdian di tengah berbagai keterbatasan, termasuk para tenaga honorer.
Ia menegaskan bahwa menjadi bagian dari pemerintahan dan pelayanan publik merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat.
“Menjadi bagian dari pemerintahan dan pelayanan publik bukan semata-mata tempat untuk mencari uang, tetapi merupakan bentuk pengabdian,” katanya.
Bupati juga mendorong para guru untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme. Guru-guru muda secara khusus diajak aktif mengikuti program Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk meningkatkan kualifikasi dan profesionalisme sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan.
Dinas PKO Diminta Kawal Kondisi Sekolah
Terkait pengawasan sektor pendidikan, Bupati meminta Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Lembata terus memantau kondisi sekolah di berbagai wilayah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








