Turnamen berlangsung selama dua hari, 23–24 Mei 2026, dengan pusat kegiatan di Pantai Wulen Luo. Para peserta akan berburu ikan di sejumlah spot yang telah ditentukan di perairan sekitar Lembata.
Sebanyak 18 tim dengan total 75 peserta turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Para peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia seperti Kupang, Bali, Surabaya, hingga Kepulauan Selayar.
Selain peserta domestik, turnamen ini juga diikuti peserta mancanegara dari Timor Leste, Malaysia, dan Australia.
Momen menarik terjadi saat seremoni pembukaan ketika Bupati Lembata menyerahkan joran pancing secara simbolis kepada James, peserta asal Australia, sebagai bentuk penghormatan dan sambutan bagi tamu internasional.
Bupati Petrus Kanisius Tuaq juga menyerahkan Piala Bergilir Bupati Lembata kepada Pembina Panitia, Benediktus Lelaona sebagai tanda resmi dimulainya kompetisi.
Lembata Fishing Tournament 2026 memperebutkan total hadiah sebesar Rp181 juta. Juara pertama akan memperoleh hadiah Rp75 juta, disusul juara kedua dan ketiga.
Selain kategori utama, panitia juga menyiapkan penghargaan untuk tim dengan total tangkapan terberat, spesies ikan terberat kategori kerapu, tuna, dan ruby, hingga penghargaan kapten terbaik.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
