Program tersebut terus ditingkatkan dari tahun ke tahun untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menjaga stabilitas pasokan.
Setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan 10 kilogram beras per bulan untuk alokasi Juli hingga September.
“Bantuan ini kita berikan untuk menjaga pasokan pangan masyarakat sekaligus mengendalikan harga agar tidak melonjak,” kata Kanisius.
Menurutnya, program bantuan tersebut juga memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas harga pangan, khususnya menjelang momentum hari raya keagamaan dan pergantian tahun.
Selain bantuan pangan, Pemkab Lembata juga terus mengawal stabilitas harga melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Bupati mengingatkan agar beras SPHP yang merupakan beras subsidi dijual sesuai harga yang telah ditetapkan, yakni sekitar Rp13.000 per kilogram.
Pengawasan juga perlu diperkuat untuk mencegah penjualan beras subsidi di atas harga patokan.
Warga Diminta Siapkan Diri Menyambut Musim Hujan
Memasuki September yang diharapkan menjadi awal musim hujan, Bupati Kanisius mengajak masyarakat mempersiapkan diri melalui gerakan yang disebut “Gerakan Menanti Hujan”.
Ia meminta masyarakat menyambut datangnya hujan dengan keseriusan seperti ketika menyambut hari raya keagamaan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
