Bupati Lembata Serahkan Mesin Nelayan dan 10,2 Ton Beras untuk Warga Kedang

mesin kapal
Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq, S.P., menyerahkan bantuan mesin nelayan dan bantuan pangan beras kepada masyarakat Desa Kalikur, Kecamatan Buyasuri, Kabupaten Lembata, Rabu (26/8/2026). (Foto: Prokopim Lembata)
  • Bagikan

Karena itu, Bupati meminta camat dan kepala desa melakukan koordinasi serta mendukung proses penyiapan lahan dan lokasi yang dibutuhkan sebagai fondasi pembangunan.

Kedang Disiapkan jadi Klaster Pariwisata

Selain konektivitas, Pemkab Lembata juga menyiapkan wilayah Kedang dalam konsep klaster pariwisata yang mencakup Nuhanera, Lewolein, Tanjung Baja, dan Balauring.

Baca Juga:
Pemkab Lembata Dukung Silaturahmi Nasional Muhammadiyah, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Kesehatan

Khusus di kawasan Tanjung Baja, terdapat rencana investasi pembangunan lebih dari 100 unit resort.

Perizinan pembangunan disebut telah diterbitkan dan investor dijadwalkan mulai mengerjakan akses jalan dari Weilolong menuju Tanjung Baja pada September mendatang.

Kanisius menilai potensi wisata bahari Lembata sangat besar dan strategis untuk dikembangkan sebagai destinasi unggulan di kawasan timur Nusa Tenggara.

Penguatan konektivitas juga diharapkan dapat memperkuat hubungan Lembata dengan Alor, Flores Timur, dan Adonara sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di wilayah penyangga.

Baca Juga:
Mediasi Konflik Akses Jalan Nilanapo–Balurebong Berujung Damai, Warga Teken Kesepakatan

Pemkab Lembata Perjuangkan Kapal Roro Surabaya-Lewoleba-Wini

Pemerintah Kabupaten Lembata juga terus memperjuangkan layanan Long Distance Ferry (LDF) atau kapal roro yang mampu mengangkut kendaraan dan truk logistik dalam rute jarak jauh.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version