iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Lepas Kontingen MTQ Lembata 2026 ke Nagekeo, Wabup Nasir: Jaga Nama Baik Daerah

200
MTQ lembata
Acara pelepasan kontingen berlangsung di Aula Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Nubatukan pada Jumat (19/6/2026). (Foto: Prokopim Lembata)
  • Bagikan

Nubatukan, RakyatLEMBATA.ID – Wakil Bupati Lembata, Muhamad Nasir, secara resmi melepas keberangkatan kafilah Kabupaten Lembata yang akan berkompetisi dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-31 Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026.

Acara pelepasan kafilah ini berlangsung penuh khidmat di Aula Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Nubatukan pada Jumat (19/6/2026).

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Sebanyak 10 peserta qori dan qoriah terbaik dipastikan siap mengemban misi mulia mewakili Kabupaten Lembata dalam ajang yang akan diselenggarakan di Kabupaten Nagekeo pada tanggal 23 hingga 28 Juni 2026 mendatang.

Agenda pelepasan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lembata Jamaludin Malik, S.Ag., Kepala KUA Kecamatan Nubatukan, jajaran pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Lembata, serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Siap Berlaga di Tiga Cabang Lomba Utama

Prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera LPTQ oleh Wakil Bupati Muhamad Nasir kepada Ketua Kafilah MTQ Kabupaten Lembata, H. Abd Aziz Djou, sebagai simbol restu dan kesiapan penuh kontingen untuk bertarung di tingkat provinsi.

Pada gelaran tahun ini, kontingen MTQ Lembata 2026 akan turun bertanding pada tiga cabang perlombaan utama, yaitu:

  • Tilawah Al-Qur’an
  • Fahmil Al-Qur’an
  • Syarhil Al-Qur’an

Ketua LPTQ Kabupaten Lembata, Said Kopong, S.Sos., M.Si., dalam laporannya mengakui bahwa komposisi kontingen yang diberangkatkan kali ini memang lebih ramping dan sederhana dibandingkan tahun-tahun sebelumnya lantaran adanya keterbatasan anggaran. Kendati demikian, keterbatasan tersebut tidak menyurutkan api optimisme LPTQ.

“Selama ini Lembata kerap menjadi salah satu daerah yang diperhitungkan dalam beberapa cabang lomba MTQ tingkat provinsi. Karena itu, kami tetap optimistis seluruh peserta mampu menunjukkan kemampuan terbaik yang telah diasah selama masa pembinaan,” ujar Said Kopong optimis.

Baca Juga:
Mediasi Konflik Akses Jalan Nilanapo–Balurebong Berujung Damai, Warga Teken Kesepakatan

Lebih dari Sekadar Kompetisi Meraih Prestasi

Sementara itu, Wakil Bupati Muhamad Nasir dalam arahannya menegaskan bahwa esensi dari penyelenggaraan MTQ bukan semata-mata ajang berburu piala atau prestasi. Lebih dari itu, MTQ harus dijadikan sebagai wadah suci untuk memperkokoh nilai-nilai keimanan, akhlak mulia, serta kecintaan umat terhadap Al-Qur’an.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lembata, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pelatih, pembina, dan semua pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kontingen ini. Keikutsertaan saudara-saudara dalam MTQ merupakan amanah mulia sebagai duta daerah sekaligus duta Al-Qur’an,” tutur Muhamad Nasir.

Wabup Nasir juga menitipkan pesan penting agar seluruh qori dan qoriah senantiasa menjaga kondisi kesehatan, memelihara kedisiplinan, serta merawat kekompakan tim selama berada di pemondokan hingga berakhirnya perlombaan.

“Prestasi tentu menjadi harapan kita bersama. Namun yang lebih penting adalah bagaimana kita dapat menunjukkan karakter yang baik, menjaga nama baik daerah, serta mempererat persaudaraan dengan seluruh peserta dari daerah lain,” pungkasnya.

Dengan dilepaskannya kafilah ini, 10 duta Al-Qur’an asal Kabupaten Lembata kini siap bertolak ke Kabupaten Nagekeo. Langkah mereka diiringi harapan besar masyarakat agar mampu mengukir prestasi membanggakan sekaligus menjadi teladan yang merajut tali silaturahmi antar-kabupaten se-NTT. (*/rl1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID

+ Gabung

  • Bagikan