Ia menyebut Muhammadiyah sebagai gerakan amal usaha yang selama ini berkontribusi besar di bidang pendidikan dan kesehatan.
Di Lembata, kontribusi tersebut mulai terlihat melalui pendirian SMK Muhammadiyah Walangsawa serta rencana pembangunan fasilitas layanan kesehatan berupa klinik.
Dukungan Masyarakat dan Nilai Toleransi
Pengembangan Muhammadiyah di Lembata juga mendapat dukungan luas dari masyarakat, termasuk hibah lahan dari berbagai pihak lintas agama.
Hal ini menunjukkan tingginya semangat toleransi dan kebersamaan dalam mendukung pembangunan berbasis kemanusiaan di daerah tersebut.
Pemkab Ajak Perkuat Kolaborasi
Dalam sambutannya, Bupati Kanisius Tuaq menyampaikan apresiasi atas kontribusi Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia.
Ia mengajak Muhammadiyah untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan, khususnya di sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial.
“Pemerintah Kabupaten Lembata membuka ruang seluas-luasnya bagi Muhammadiyah untuk terus berkontribusi dalam pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” tegasnya.
Bupati juga menekankan pentingnya menjaga nilai toleransi dan kemanusiaan sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat.
Hibah Lahan untuk Pengembangan
Sebagai bentuk dukungan nyata, Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, menghibahkan lahan seluas sekitar 9.000 meter persegi kepada Muhammadiyah untuk pengembangan amal usaha di daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










