Pilihan bidang pendidikan tersebut dinilai relevan dengan potensi Lembata yang memiliki kekayaan alam, budaya, tradisi, kawasan pesisir hingga bentang pegunungan yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata.
Namun, potensi tersebut membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan kemampuan profesional. Keindahan alam dan kekayaan budaya tidak akan memberikan dampak maksimal apabila tidak dikelola secara baik dan berkelanjutan.
Karena itu, pendidikan vokasi pariwisata diharapkan menjadi salah satu jalan untuk mempersiapkan generasi muda Lembata menghadapi perkembangan industri pariwisata.
Bupati Lembata Dorong Siswa jadi Pencipta Lapangan Kerja
Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq mengatakan, kehadiran sekolah kejuruan seperti SMKS Pariwisata Manisen Dhira harus dipandang sebagai bagian dari upaya mempersiapkan generasi muda dengan keterampilan dan kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.
Menurutnya, sektor pariwisata memiliki ruang yang luas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan serta memperkenalkan kekayaan alam, budaya dan kearifan lokal Lembata kepada masyarakat yang lebih luas.
“Anak-anak kita tidak hanya dipersiapkan untuk diterima di dunia kerja, tetapi juga menjadi pencipta lapangan kerja dan pelaku usaha yang kreatif dan inovatif,” kata Petrus.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








