iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Diguyur Hujan, Ribuan Remaja Katolik Tetap Khidmat di Penutupan Jambore Misioner Lembata

200
Jambore
Jambore Anak dan Remaja Misioner Dekenat Lembata. (Foto: Dok. PKP Setda Kabupaten Lembata)
  • Bagikan

Pesan tersebut selaras dengan program prioritas Pemerintah Kabupaten Lembata di sektor Nelayan, Tani, dan Ternak (NTT).

Uskup mengajak umat untuk produktif mengelola lahan, namun tetap menjaga integritas sebagai pelayan Tuhan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Ribuan Peserta Tetap Antusias

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Lebih dari seribu anak dan remaja yang tergabung dalam Teen School of Mission (TISOM) Angkatan Pertama tetap setia mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai, meskipun cuaca tidak menentu.

Panitia mencatat dukungan dari umat dan orang tua justru semakin kuat selama pelaksanaan jambore yang berlangsung selama tiga hari tersebut.

Baca Juga:
Diguyur Hujan, 1.000 Anak Sekami Lembata Kukuhkan Diri jadi Misionaris Cilik

Awal Misi Baru Remaja Katolik

Turut hadir dalam kegiatan ini Romo Deken Lembata RD. Blasius Masan Kleden, anggota DPRD Lembata, jajaran pemerintah daerah, serta para imam dan suster.

Penutupan jambore ini diharapkan menjadi awal bagi para remaja misioner untuk kembali ke paroki masing-masing dengan semangat persatuan, iman yang kuat, serta komitmen untuk menjadi saksi Kristus di tengah masyarakat. (*/rl1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID

+ Gabung

  • Bagikan