Lewoleba, RakyatLEMBATA.ID – Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, S.P., menegaskan komitmennya memperkuat sektor pertanian, peternakan, dan perikanan sebagai fondasi utama pembangunan ekonomi daerah.
Komitmen tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Nubatukan untuk berdialog langsung dengan para penyuluh, tenaga teknis, serta pendamping program dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jumat (5/6/2026).
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan produktif itu, berbagai persoalan lapangan menjadi bahan evaluasi, mulai dari keterbatasan sarana pendukung, kendala operasional, hingga tantangan pengembangan sektor pertanian dan perikanan di Kabupaten Lembata.
Bupati Tekankan Solidaritas dan Kerja Nyata
Di hadapan para penyuluh dan aparatur teknis, Bupati Kanisius Tuaq mengingatkan pentingnya menjaga hubungan emosional, solidaritas, dan semangat kerja sama dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh program yang dirancang pemerintah, tetapi juga oleh kekompakan dan kualitas kerja para pelaksana di lapangan.
“Hubungan yang baik dan semangat bergandengan tangan harus terus dijaga. Fokuslah pada kerja-kerja teknis yang menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat. Jika hasil kerja kita baik, maka kepercayaan publik akan mengikuti dengan sendirinya,” tegasnya.
Semangka dan Pengolahan Hasil Perikanan jadi Prioritas
Dalam arahannya, Bupati juga menyoroti dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program prioritas nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










