iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Semangka dan Jagung jadi Andalan Lembata, Bupati Siapkan Strategi Modernisasi Pertanian

200
bupati lembata-2
Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, S.P berkunjung ke Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Nubatukan untuk berdialog langsung dengan para penyuluh, tenaga teknis, serta pendamping program dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jumat (5/6/2026). (Foto: Prokopim Lembata)
  • Bagikan

Lewoleba, RakyatLEMBATA.ID – Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, S.P., menegaskan komitmennya memperkuat sektor pertanian, peternakan, dan perikanan sebagai fondasi utama pembangunan ekonomi daerah.

Komitmen tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Nubatukan untuk berdialog langsung dengan para penyuluh, tenaga teknis, serta pendamping program dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jumat (5/6/2026).

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan produktif itu, berbagai persoalan lapangan menjadi bahan evaluasi, mulai dari keterbatasan sarana pendukung, kendala operasional, hingga tantangan pengembangan sektor pertanian dan perikanan di Kabupaten Lembata.

Bupati Tekankan Solidaritas dan Kerja Nyata

Di hadapan para penyuluh dan aparatur teknis, Bupati Kanisius Tuaq mengingatkan pentingnya menjaga hubungan emosional, solidaritas, dan semangat kerja sama dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh program yang dirancang pemerintah, tetapi juga oleh kekompakan dan kualitas kerja para pelaksana di lapangan.

“Hubungan yang baik dan semangat bergandengan tangan harus terus dijaga. Fokuslah pada kerja-kerja teknis yang menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat. Jika hasil kerja kita baik, maka kepercayaan publik akan mengikuti dengan sendirinya,” tegasnya.

Semangka dan Pengolahan Hasil Perikanan jadi Prioritas

Dalam arahannya, Bupati juga menyoroti dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program prioritas nasional.

Pada sektor perikanan, ia meminta agar perhatian lebih diarahkan pada pengolahan hasil perikanan sehingga produk lokal memiliki nilai tambah yang lebih tinggi dan mampu mendukung kebutuhan program MBG.

Sementara itu, di sektor pertanian, Bupati menetapkan semangka sebagai salah satu komoditas unggulan yang perlu dikembangkan secara serius.

Menurutnya, pengembangan semangka harus dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan pelaksana program MBG.

Ia juga meminta agar berbagai keberhasilan komoditas lokal dipublikasikan secara luas agar mendapat perhatian pemerintah pusat.

Drone dan Teknologi Modern Mulai Didorong

Untuk meningkatkan produktivitas pertanian, Bupati Kanisius Tuaq mendorong pemanfaatan teknologi modern seperti drone penyemprot dan alat mekanisasi pertanian lainnya.

Ia menilai penggunaan teknologi dapat mengurangi ketergantungan terhadap tenaga kerja manual sekaligus meningkatkan efisiensi produksi.

Selain itu, rehabilitasi petak sawah juga menjadi perhatian agar penerapan teknologi pertanian modern dapat berjalan lebih optimal.

Baca Juga:
Kontingen Pramuka Lembata Resmi Dilepas ke Jamda X NTT dan Jamnas XII 2026, Tujuh Penggalang Garuda Dilantik

“Metode pascapanen yang masih dilakukan secara manual harus mulai ditinggalkan. Kita harus bergerak menuju efisiensi agar produktivitas pertanian terus meningkat,” ujarnya.

Jagung jadi Komoditas Strategis

Selain semangka, Bupati menegaskan bahwa jagung memiliki peran strategis dalam perekonomian Lembata karena tidak hanya menjadi sumber pangan, tetapi juga bahan baku utama pakan ternak, khususnya ayam dan babi.

Ia mengapresiasi keberhasilan uji coba penanaman jagung dua kali dalam satu musim pada lahan seluas 10 hektare di Paobokol yang dijadwalkan panen pada 20 Juni mendatang.

Untuk mendukung peningkatan produksi, Pemerintah Kabupaten Lembata juga telah menyiapkan berbagai peralatan pertanian seperti sensor lahan dan alat semprot bermesin yang saat ini sedang dalam proses pengiriman.

Petani Didorong Manfaatkan KUR

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti pentingnya kemandirian ekonomi petani melalui akses pembiayaan dari sektor perbankan.

Menurutnya, petani tidak bisa terus bergantung pada bantuan modal pemerintah setiap tahun, melainkan harus mulai memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Ia mengakui masih banyak petani yang merasa ragu berhubungan dengan perbankan. Karena itu, edukasi dan pendampingan perlu ditingkatkan agar masyarakat memahami manfaat KUR yang memiliki bunga rendah dan prosedur yang relatif mudah.

“Kelompok-kelompok tani harus menjadi titik awal penguatan ekonomi masyarakat melalui akses pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan,” katanya.

Hadapi Tantangan Fiskal, Lembata Tetap Berprestasi

Bupati juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Lembata saat ini menghadapi tantangan fiskal akibat kebijakan efisiensi nasional yang diperparah dengan beban utang daerah.

Kondisi tersebut membuat sejumlah rencana pengadaan kendaraan operasional untuk mendukung pelayanan lapangan belum dapat direalisasikan.

Meski demikian, ia mengapresiasi semangat kolaborasi seluruh perangkat daerah yang berhasil menghadirkan sejumlah capaian positif, termasuk peningkatan nilai Indeks Reformasi Birokrasi dari kategori C menjadi B, predikat pelayanan publik terbaik di NTT, serta realisasi pencairan anggaran yang menempati peringkat pertama di Nusa Tenggara Timur pada pertengahan Mei 2026.

Tata Niaga Ayam Beku akan Dibahas Khusus

Di akhir arahannya, Bupati turut menyoroti tata niaga ayam beku yang dinilai masih memerlukan pembenahan.

Pemerintah Kabupaten Lembata berencana menggelar rapat koordinasi bersama tim pengawasan, reseller, pengepul, dan pihak pelaksana MBG untuk menyusun sistem distribusi yang lebih tertata.

Salah satu opsi yang sedang dikaji adalah penerapan sistem distribusi satu pintu atau dua pintu guna mempermudah pengawasan dan menciptakan tata niaga yang lebih transparan.

Melalui kunjungan ke BPP Nubatukan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lembata kembali menegaskan tekadnya memperkuat sektor pertanian, peternakan, dan perikanan sebagai penggerak utama ekonomi daerah menuju Lembata yang mandiri, produktif, dan sejahtera. (*/rl1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID

+ Gabung

  • Bagikan