Menurutnya, ibadah haji bukan sekadar perjalanan menuju Baitullah, melainkan proses pembentukan iman, kesabaran, keikhlasan, dan pengorbanan.
“Kesempatan menjadi tamu Allah adalah anugerah yang tidak dimiliki semua orang. Karena itu, pengalaman selama berhaji hendaknya menjadi bekal untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Bupati.
Ia berharap para haji mampu menjadi teladan dalam membangun kehidupan yang religius, harmonis, dan penuh kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Penyambutan Penuh Kehormatan di Kantor Bupati
Suasana haru juga terasa saat Pemerintah Kabupaten Lembata menggelar penyambutan resmi bagi rombongan jamaah haji di Kantor Bupati.
Bupati Petrus Kanisius Tuaq bersama Kapolres Lembata dan Sekretaris Daerah mengalungkan selendang kepada para jamaah sebagai simbol penghormatan atas selesainya ibadah haji.
Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Lembata menyerahkan rangkaian bunga sebagai ungkapan selamat datang dan doa agar keberkahan perjalanan spiritual tersebut terus menyertai kehidupan para jamaah.
Penyambutan tersebut turut dihadiri unsur Kementerian Haji Kabupaten Lembata, Danpos TNI AL, tokoh agama, tokoh masyarakat, keluarga jamaah, serta masyarakat.
Perjalanan Penuh Ujian Berakhir dengan Selamat
Plt. Kasubag Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lembata, Samiun Abdullah, S.Pi, menjelaskan jumlah jamaah haji asal Lembata tahun 2026 sebanyak lima orang.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










