Sebanyak tiga jamaah kembali ke Lembata bersama rombongan, sedangkan dua lainnya melanjutkan perjalanan ke Jakarta karena kepentingan keluarga.
Ia mengungkapkan seluruh rangkaian ibadah berlangsung sekitar 42 hari. Dalam perjalanan pulang, rombongan sempat mengalami kendala cuaca sehingga pesawat harus kembali mendarat di Kupang sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan ke Lembata.
Berkat koordinasi petugas haji, pemerintah daerah, Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi NTT, serta dukungan masyarakat Lembata dan Kedang di Kupang, seluruh jamaah akhirnya tiba di kampung halaman dalam keadaan sehat.
Pemerintah Siap Tingkatkan Pelayanan Haji
Pada kesempatan itu, Ketua Rombongan Jamaah Haji menyerahkan Bendera Pemerintah Kabupaten Lembata kepada Bupati sebagai simbol berakhirnya perjalanan suci sekaligus kembalinya amanah kepada pemerintah daerah.
Bupati Petrus Kanisius Tuaq mengungkapkan bahwa perubahan jadwal penerbangan akibat cuaca tidak mengurangi komitmen pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Perjalanan boleh diuji oleh cuaca, tetapi perhatian dan pelayanan kepada masyarakat tidak boleh surut. Kehadiran pemerintah adalah memastikan para tamu Allah kembali ke rumah dengan penuh rasa hormat dan kebahagiaan,” katanya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










