Pesan tersebut menjadi penting bagi para siswa yang mulai mengenal industri pariwisata sejak bangku sekolah. Mereka tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga perlu memperoleh pengalaman praktik yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
Bupati juga mengingatkan para guru dan tenaga pendidik agar proses pembelajaran tidak berhenti pada teori. Pengalaman praktik, keterampilan, kreativitas dan pembentukan karakter harus menjadi bagian penting dalam pendidikan kejuruan.
Investasi Jangka Panjang untuk Pariwisata Lembata
Kehadiran SMKS Pariwisata Manisen Dhira dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi Lembata. Anak-anak yang saat ini belajar mengenai perhotelan, perjalanan wisata hingga kapal pesiar diharapkan dapat menjadi tenaga profesional yang mampu bersaing di berbagai destinasi wisata.
Pada saat yang sama, mereka juga diharapkan dapat kembali ke daerah dan mengembangkan potensi pariwisata Lembata.
Peluang tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai bidang, mulai dari membuka usaha perjalanan wisata, mengelola penginapan, mengembangkan paket wisata berbasis budaya hingga menciptakan inovasi baru yang mampu meningkatkan daya tarik Lembata bagi wisatawan.
Harapan tersebut ditandai dengan penanaman pohon yang dilakukan Bupati Lembata bersama Ketua DPRD Kabupaten Lembata di lingkungan sekolah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.







