iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Lembata Bahas RKAP PDAM 2026, Targetkan Surplus dan Perbaikan Pelayanan Air Bersih

200
PDAM Lembata
Rapat Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2026 Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lembata di Aula Anton Enga Tifaona, Lewoleba, Selasa (5/5/2026). (Foto: Prokopim Lembata)
  • Bagikan

Selain itu, PDAM juga menyiapkan strategi investasi bertahap senilai Rp3,6 miliar. Investasi tersebut diprioritaskan untuk program penurunan NRW sebesar Rp200 juta, pengadaan meter pelanggan Rp100 juta, dan pemeliharaan instalasi pengolahan air sekitar Rp115 juta.

Dalam presentasi tersebut, saldo akhir kas PDAM pada Desember 2026 diproyeksikan mencapai Rp1,37 miliar. Kondisi itu dinilai menunjukkan likuiditas perusahaan yang aman serta kemampuan membiayai investasi secara bertahap tanpa tekanan keuangan berat.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!
Baca Juga:
Pemkab Lembata Dukung Silaturahmi Nasional Muhammadiyah, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Kesehatan

Komite Audit PDAM, Mateus Mas Belalawe menegaskan bahwa PDAM memiliki peran strategis sebagai tulang punggung pelayanan air minum di Kabupaten Lembata.

Menurutnya, hingga kini Kabupaten Lembata belum memiliki Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) maupun UPTD Air sehingga PDAM masih menjalankan fungsi ganda dalam pelayanan publik sektor air minum.

Baca Juga:
Kontingen Pramuka Lembata Resmi Dilepas ke Jamda X NTT dan Jamnas XII 2026, Tujuh Penggalang Garuda Dilantik

Ia juga menyoroti pentingnya tata kelola perusahaan yang baik, pembaruan dokumen RKAP, serta evaluasi kinerja secara menyeluruh berdasarkan aspek operasional, keuangan, sumber daya manusia, dan pelayanan.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Yohanes Berchamans Daniel Dai menyampaikan sejumlah poin strategis hasil diskusi sebagai bahan masukan bagi pimpinan daerah dalam menentukan arah kebijakan PDAM ke depan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID

+ Gabung

  • Bagikan