iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Wabup Lembata Buka Pelatihan Kader DASHAT 2026, Perkuat Edukasi Gizi dan Percepatan Penurunan Stunting

200
pelatihan gizi lembata
Wakil Bupati Lembata, Haji Muhamad Nasir, S.Sos., pose bersama peserta usai membuka kegiatan Edukasi Gizi dan Pelatihan Kader Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) Tingkat Kabupaten Lembata Tahun 2026 di Aula Anton Enga Tifaona, Kamis (7/5/2026). (Foto: Prokopim Lembata)
  • Bagikan

“Berbicara tentang Indonesia Emas 2045, penanganan stunting adalah bagian dari fondasi menuju masa depan tersebut, termasuk masa depan Kabupaten Lembata,” ujar Muhamad Nasir.

Menurutnya, anak yang mengalami stunting berisiko memiliki kemampuan kognitif rendah, daya tahan tubuh lemah, dan produktivitas menurun saat dewasa.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Karena itu, ia menekankan penanganan stunting harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Kader DASHAT jadi Garda Terdepan Edukasi Gizi

Wakil Bupati juga menyoroti pentingnya peran kader DASHAT sebagai ujung tombak dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemenuhan gizi keluarga.

Melalui pelatihan ini, kader diharapkan tidak hanya memahami teori gizi seimbang dan perilaku hidup bersih dan sehat, tetapi juga mampu mengimplementasikan serta menyebarluaskan pengetahuan tersebut di lingkungan masing-masing.

Ia juga mendorong pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber makanan sehat dan bergizi yang mudah diakses masyarakat.

“Penanganan stunting membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, kader, hingga masyarakat,” tegasnya.

Pelatihan Didukung Dana DAK BOKB 2026

Panitia menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Baca Juga:
Diguyur Hujan, 1.000 Anak Sekami Lembata Kukuhkan Diri jadi Misionaris Cilik

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatLembata.ID

+ Gabung

  • Bagikan